Artificial Intelligence

Definisi AI

Artificial Intelligence atau biasa disebut AI. Para ahli mendefinisikan AI secara berbeda-beda tergantung pada sudut pandang mereka masing-masing. Ada yang fokus pada logika berpikir manusia saja, tetapi ada juga yang mendefinisikan AI secara lebih luas pada tingkah laku manusia.

Stuart Russel dan Peter Norvig mengelompokkan definisi AI dalam empat kategori, yaitu:

1. Thingking humanly: the cognitive modeling approach yaitu melalui instropeksi dengan mencoba menangkap-nangkap pemikiran kita maupun melalui eksperimen psikologi.

2. Acting humanly: the Turing test approach yaitu bagaimana sebuah komputer dapat mengelabui seorang manusia yang menginterogasinya.

3. Thinking rationally: the laws of thought approach yaitu bagaimana komputer dapat memecahkan masalah.

4. Acting rationally: the rationally agent approach yaitu membuat penalaran secara logis.

Sejarah AI

AI pertama kali berkembang pada tahun 1952 yang diawali dengan dibuatnya sebuah program General Problem Solver yang dirancang untuk penyelesaian masalah secara manusiawi dan tahun 1959 sebuah program Geometry Theorm Prover dibuat oleh mahasiswa Nathaniel Rochester dari IBM yang berfungsi untuk membuktikan teorema-teorema menggunakan axioma yang ada.

Pada tahun 1966-1974 perkembangan AI melambat disebabkan adanya 3 kesulitan yaitu banyaknya program AI bermunculan yang tidak mengandung pengetahuan, banyak kegagalan dalam pembuatan program AI, dan ada beberapa batasan pada struktur dasar yang digunakan untuk menghasilkan perilaku intelijensia.

Pada tahun 1969-1979 dibuat sebuah sistem berbasis pengetahuan merupakan sebagai kekuatan pendukung AI. Hal ini dibuktikan dengan dibuatnya sebuah program untuk memecahkan masalah struktur molekul dari informasi yang didapatkan dari spectometer massa dan dibuat sebuah proyek dalam segi diagnosa medis bernama Computer in Biomedicine.

Pada tahun 1980-1988 AI menjadi sebuah industri dengan ditemukannya expert system (sistem pakar) yang dinamakan R1 yang mampu mengkonfigurasi sistem-sistem komputer baru.

Pada tahun 1986-sekarang, dibuat sebuah jaringan syaraf tiruan meskipun bidang ilmu kopmuter menolak jaringan syaraf tiruan setelah diterbitkannya buku “Perceptrons” karangan Minsky dan Papert, tetapi para ilmuwan masih memelajari bidang ilmu tersebut dari sudut pandang yang lain yaitu fisika.

Perkembangan AI saat ini

Bagaimana kondisi AI pada saat ini? Dengan semakin cepatnya perkembangan hardware dan software, berbagai produk AI telah berhasil dibangun dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti Global Positioning Systems (GPS), permainan catur, Aplikasi merekam catatan medis pasien, dan lain-lain.

Sumber:

  • Artificial Intelligence oleh Suyanto, ST, Msc (Informatika)

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s