Apakah yang ada di benak mereka?

Ketika kita sedang melakukan perjalanan, kita pasti pernah bahkan sering sekali melihat anak muda yang kerjanya hanya main-main, hura-hura, dan sering sekali mereka itu menghambur-hamburkan uang dengan mudahnya padahal, hidup mereka itu masih di tanggung atau masih di biayai oleh orang tuanya.
Dan, yang lebih parah lagi ketika pelajaran sekolah sedang berlangsung, mereka lebih memilih untuk kabur dari pelajaran dari pada tidak mengerti apa yang di pelajarinya.
Sikap mereka itu sangat salah.
Apakah yang ada di benak mereka?
Itukah yang selalu menjadi pertanyaan pribagi bagi diri saya sendiri yang sangat prihatin terhadap sikap anak remaja sekarang.
Apakah mereka tidak berpikir, berapa banyak orang tua mereka mengeluarkan uang untuk biayanya selama sekolah?
Apakah mereka tidak tahu, sulitnya mencari yang?
Dan apakah mereka tidak juga tidak tahu apa yang orang tua harapkan pada kita?
Apakah mereka tidak ingin membahagiakan orang tua mereka sendiri?
Mengapa mereka lebih memilih hidup senang-senang sekarang?
Apakah mereka lupa akan peribahasa “Berakit-rakit kehulu, berenang-renang ketepian”?

Ada satu pesan untuk mereka.
Janganlah menyerah, walaupun jalan yang di hadapi itu sulit bahkan sampai tidak mungkin.
Mulailah dengan berpikir positif karena akan menghasilkan hasil yang positif pula.
Ingatlah pengorbanan orang tua kita dulu yang berusaha semaksimal mungkin bekerja tanpa jenuh hanya agar anaknya dapat sekolah dan kehidupan yang layak.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s